Makassar, 15 September 2023 — Kabar membanggakan kembali datang dari lingkungan Program Studi Hukum Keluarga Islam (HKI) Pascasarjana. Salah satu mahasiswa berprestasinya, Panggih Widodo, berhasil meraih juara pada ajang bergengsi The Second Borneo Annual Paper Competition on Islamic Studies (BAPCIS) 2023, yang diselenggarakan oleh Pascasarjana Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Pontianak.
Kegiatan yang berlangsung sejak 11 Mei hingga 15 September 2023 ini merupakan ajang tahunan yang mempertemukan para mahasiswa pascasarjana dari berbagai perguruan tinggi Islam di seluruh Indonesia. Kompetisi ini menjadi wadah bagi para akademisi muda untuk mempresentasikan gagasan, hasil penelitian, serta inovasi pemikiran mereka dalam bidang studi Islam kontemporer.
Dalam ajang tersebut, Panggih Widodo berhasil menampilkan karya ilmiahnya dengan tema yang dinilai relevan, orisinal, dan memiliki kontribusi nyata terhadap pengembangan studi keislaman di Indonesia. Melalui penelitiannya, ia mampu memadukan ketajaman analisis akademik dengan pendekatan kontekstual yang menonjolkan nilai-nilai keislaman yang moderat dan solutif terhadap tantangan zaman.
Menurut panitia penyelenggara, karya yang disampaikan oleh Panggih Widodo menonjol dalam aspek metodologi, argumentasi ilmiah, serta kedalaman kajian terhadap isu yang diangkat. Hal ini menunjukkan kualitas akademik dan komitmen kuat mahasiswa Pascasarjana HKI dalam menghasilkan penelitian yang bermutu dan berdampak.
CPrestasi ini menjadi bukti nyata bahwa mahasiswa Pascasarjana Hukum Keluarga Islam tidak hanya unggul di bidang kajian keislaman, tetapi juga mampu berkompetisi secara nasional melalui penelitian yang inovatif dan bernilai strategis. Panggih Widodo menyampaikan rasa syukurnya atas pencapaian tersebut dan berharap prestasi ini dapat menjadi motivasi bagi rekan-rekannya untuk terus berkarya di dunia akademik.
“Saya sangat bersyukur atas kesempatan ini. Ajang BAPCIS bukan hanya kompetisi, tetapi juga ruang belajar dan refleksi bagi kami untuk memperkuat tradisi keilmuan Islam yang kritis dan konstruktif,” ungkap Panggih dengan penuh semangat.
Keberhasilan ini turut diapresiasi oleh jajaran pimpinan Pascasarjana. Mereka menilai bahwa capaian tersebut menjadi bukti keberhasilan pembinaan akademik yang konsisten dalam menumbuhkan semangat riset dan daya saing ilmiah di kalangan mahasiswa. Pascasarjana berkomitmen untuk terus mendukung kegiatan-kegiatan akademik yang dapat memperluas wawasan dan memperkaya khasanah keilmuan Islam di tingkat nasional maupun internasional.
Dengan prestasi ini, diharapkan mahasiswa Pascasarjana HKI semakin termotivasi untuk terus berinovasi, mengasah kemampuan riset, dan menghasilkan karya-karya ilmiah yang bermanfaat bagi masyarakat, bangsa, dan dunia akademik. Ke depan, Pascasarjana akan terus mendorong terciptanya generasi akademisi muda yang unggul, berintegritas, dan berkontribusi dalam pengembangan ilmu keislaman yang moderat dan kontekstual.